Pertumbuhan Fisik Anak SD


Pertumbuhan Fisik Atau Jasmani

Apabila kita perhatikan anak-anak yang sedang berbaris di depan kelas, dapat dilihat bahwa terdapat perbedaan ukuran jasmani.Adaanak yang tinggi, pendek, kurus, dan gemuk dengan beraneka ragam bentuknya.

Nampaknya pada anak-anak tersebut secara fisik kurang segar sebagaimana seharusnya, hal ini disebabkan antara lain kelebihan berat badannya.

2.1.1.   Pertumbuhan Selama Pertengahan Masa Kanak-Kanak

  1. 1.             Tingkat Pertumbuhan

Pada usia anak 10 tahun baik laki-laki maupun perempuan, badannya bertambah berat kurang lebih 3,5 kg dan tingginya bertambah. Namun setelah remaja anak perempuan pada usia 12-13 tahun berkembang lebih cepat daripada anak laki-laki. Menurut Tanner, anak berusia 9 tahun, hal ini dalam keadaan normal.Tingkat pertumbuhan anak sangat berbeda antara ras, bangsa, dan tingkat sosial ekonominya. Walaupun terdapat perbedaan keturunan, pertumbuhan tersebut juga sangat dipengaruhi oleh lingkungan mereka. Anak-anak yang tumbuh paling tinggi biasanya dalam hidupnya tidak mengalami kekurangan gizi atau infeksi penyakit yang merupakan masalah utama dalam kehidupan. Di samping itu juga karena perbedaan tempat tinggal biasanya anak-anak yang tinggal di rumah yang bagus akan lebih matang daripada anak-anak yang berasal dari keluarga kurang mampu serta lingkungan kurang baik dan tidak sehat.

  1. 2.             Nutrisi dan Pertumbuhan

Pada usia pertengahan biasanya anak-anak mempunyai nafsu makan yang bagus. Mereka banyak makan karena kegiatannya menuntut energi yang banyak, dan dalam usia ini berat badannya meningkat dua kali lipat. Kekurangan nutrisi dapat mengakibatkan pertumbuhan yang lamban, karena nutrisi tersebut hanya untuk mempertahankan hidup dan energi, sedangkan protein lebih untuk meningkatkan pertumbuhan. Apabila makanan tidak dapat mendukung kedua proses tersebut sepenuhnya maka pertumbuhannya menjadi tidak optimal.Nutrisi juga mempunyai implikasi sosial. Anak tidak dapat bermain dan tetap tinggal diam karena tidak mendapatkan makanan yang cukup. Pemgaruh kekurangan nutrisi tersebut juga dapat berlangsung lama sekali.Lebih lanjut dikemukakan bahwa kekurangan nutrisi dapat menimbulkan berbagai masalah dalam hubungan keluarga.Parapeneliti menemukan bahwa bayi yang kekurangan nutrisi, mereka tidak memiliki energi untuk berhubungan atau merespons perhatian ibunya. Sebaliknya anak kecil menjadi kurang responsif dan kurang mengembangkan kemampuan antarpribadi. Dalam kaitan ini hubungan antara nutrisi dan perkembangan kognitif juga menjadi jelas.

  1. 3.             Kesehatan dan Kebugaran Anak

Perkembangan vaksin untuk berbagai penyakit kanak-kanak telah membuat kanak-kanak usia pertengahan selamat dalam hidupnya. Pemberian vaksinasi sangat baik bagi anak-anak usia dini daripada anak-anak yang lebih rendah usianya. Hal ini terbukti dengan adanya imunisasi di sekolah. Hal ini juga merupakan suatu alasan mengapa tingkat kematian anak-anak usia sekolah tersebut paling rendah sepanjang tahun.

2.1.2.      Beberapa Aspek Kesehatan dan Kebugaran Masa Kanak-Kanak

Terdapat beberapa aspek yang perlu mendapat perhatian bertalian dengan kesehatan dan kebugaran kanak-kanak, yaitu :

  1. 1.             Obesity

Kegemukan pada anak-anak merupakan isu utama di Amerika Serikat sejak tahun 1970-an. Apa penyebab kegemukan tersebut? Terdapat suatu basis yang kuat dan dapat dipercaya bahwa kelebihan berat badan sering kali disebabkan oleh kurang berolahraga dan terlalu banyak makan. Di samping itu, lingkungan juga berpengaruh besar terhadap kegemukan, biasanya justru terdapat pada masyarakat yang sosial ekonominya kurang, terutama bagi para wanitanya. Anak gemuk biasanya kurang aktif dibandingkan dengan anak lain yang gemuk dan suka menonton TV.

Anak-anak gemuk biasanya tidak tumbuh menjadi gemuk pada mulanya, namun mereka menjadi gemuk setelah dewasa. Dan anak dewasa yang gemuk menghadapi berbagai risiko dan masalah kesehatan, misalnya tekanan darah, diabetes dan jantung. Sekalipun demikian anak yang gemuk masih dapat dipelihara dengan baik, antara lain diubah cara makannya, latihan olahraga secara teratur dengan melibatkan orang tuanya.

  1. 2.             Kondisi medis pada masa kanak-kanak

Pada umumnya semua anak sering mendapat sakit, namun penyakit tersebut berlangsung singkat. Selama studi 6 tahun disimpulkan pada umumnya anak-anak mendapat sakit yang akut dalam waktu singkat dengan berbagai kondisi medis, biasanya kena virus atau flu, dan hanya satu dari 9 anak yang menderita penyakit kronis seperti migraine (kepala pusing) atau penglihatan jarak dekat.  Terdapat 80% anak yang sering dirawat karena luka. Di samping itu juga banyak terdapat penyakit seperti sakit tenggorokan, radang tenggorokan, infeksi telinga, dan gangguan emosional yang sering kali menjadi bertambah pada waktu anak mendekati usia puber.

3.       Penglihatan

Pada anak usia sekolah, penglihatannya lebih tajam daripada waktu-waktu sebelumnya. Anak-anak yang berusia di bawah 6 tahun cenderung memiliki penglihatan jarak jauh, sebab mata mereka belum matang dan dibentuk secara berbeda daripada orang dewasa. Namun setelah usia tersebut, maka mereka bukan hanya lebih matang, tetapi juga dapat memfokuskan penglihatan lebih baik.

  1. 4.             Kesehatan Gigi

Pada usia 6 tahun anak mengalami tanggal giginya yang pertama kali, yang selanjutnya diganti dengan gigi yang tetap setiap tahun sebanyak empat gigi untuk tahun kelima berikutnya. Dewasa ini di Amerika terdapat 36% lebih sedikit mengalami gangguan gigi daripada hasil penelitian pada tahun 1980-an. Perbaikan gigi tersebut dikarenakan dipergunakannya fluoride secara meluas yang berbentuk tablet dalam air yang diminum, pada pasta gigi, kumur, dan sebagainya yang dapat mencegah penyakit gigi pada anak-anak, dikarenakan mereka suka mengunyah makanan yang manis-manis

  1. 5.       Kebugaran Anak

Pada dewasa ini latihan fisik bagi anak-anak sangat baik jika dibandingkan dengan tahun 1960-an. Jantung dan paru-paru mereka bentuknya kurang baik dibandingkan dengan anak-anak yang suka berolahraga daripada anak-anak usia pertengahan tahun. Hal ini disebabkan mereka kurang aktif berolahraga, dan hanya setengah dari kelas mereka yang mengikuti pendidikan jasmani di sekolah dan hanya sebagian kecil yang suka berolahraga secara individual.  Sedangkan sebagian besar menghabiskan waktunya untuk menonton program TV di rumah.Hanya mereka yang aktif dalam perkumpulan olahraga secara kelompok atau tim yang memiliki bentuk tubuh yang baik dan sehat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s