Psikologi Pendidikan


Secara etimologis, psikologi berasal dari kata “psyche” yang berarti jiwa atau nafas hidup, dan “logos” atau ilmu. Menurut ensiklopedia pendidikan psikologi adalah cabang ilmu pengetahuan yang mengadakan penyelidikan atas gejala-gejala dan kegiatan – kegiatan jiwa. Psikologi terbagi ke dalam dua bagian yaitu psikologi umum dan psikologi khusus. Psikologi umum adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia atau ilmu yang mempelajari tentang gejala – gejala jiwa manusia. Sedangkan psikologi khusus adalah ilmu yang mengkaji perilaku individu dalam situasi khusus, misalnya dalam lingkungan pendidikan seperti yang akan dibahas kali ini.

A. Berikut adalah yang termasuk dalam psikologi umum :

  1. Psikologi sosial : psikologi yang mengkaji perilaku individu dalam hubungan atau interaksi antar individu, kelompok, maupun lingkungan.

Bidang ini mempunyai 3 ruang lingkup, yaitu :

  • studi tentang pengaruh sosial terhadap proses individu, misalnya : studi tentang persepsi, motivasi proses belajar, atribusi (sifat),
  • studi tentang proses-proses individual bersama, seperti bahasa, sikap sosial, perilaku meniru dan lain-lain, dan
  • studi tentang interaksi kelompok, misalnya kepemimpinan, komunikasi hubungan kekuasaan, kerjasama dalam kelompok, dan persaingan
  1. Psikologi kognitif : adalah bidang studi psikologi yang mempelajari kemampuan kognisi seperti persepsi, proses belajar, kemampuan memori, kemampuan bahasa, dan emosi.

B. Berikut adalah yang termasuk psikologi khusus :

  1. Psikologi perkembangan : mengkaji perilaku individu yang berada dalam proses perkembangan mulai dari masa konsepsi sampai dengan akhir hayat, misalnya tahap – tahap seseorang dari bayi sampai meninggal dunia.
  2. Psikologi kepribadian : mengkaji perilaku individu khusus dilihat dari aspek – aspek kepribadiannya, misalnya ketika seorang anak yang melawan terhadap perintah orang tuanya, berarti anak tersebut berkepribadian yang kurang baik.
  3. Psikologi klinis :  mengkaji perilaku individu untuk keperluan penyembuhan (klinis) misalnya bagaimana cara seorang dokter agar seseorang yang menderita penyakit kanker mau berusaha berjuang melawan penyakitnya.
  4. Psikologi abnormal : mengkaji perilaku individu yang tergolong abnormal, misalnya untuk menangani anak yang tergolong autis.
  5. Psikologi industri : mengkaji perilaku individu dalam kaitannya dengan dunia industri, misalnya mempelajari prilaku seseorang pilot ketika akan menerbangkan pesawat.
  6. Psikologi pendidikan : mengkaji perilaku individu dalam situasi pendidikan, misalnya bagaimana seorang guru mengerti bagaimana keadaan siswanya ketika sedang belajar.

 

Jika kita rumuskan, maka psikologi pendidikan merupakan suatu cabang dari psikologi yang mempelajari perbuatan belajar dan perkembangan manusia dalam kaitannya dengan ihwal pendidikan, yang melibatkan pengkajian ilmiah mengenai teknik – teknik yang dapat digunakan untuk meningkatkan belajar dan pembelajaran manusia. Bidang kajian psikologi pendidikan itu pada umumnya terpusat pada salah satu antara tiga wilayah, yaitu :

  1. Proses pembelajaran termasuk metode mengajar, gaya mengajar, dan teknik manajemen pembelajaran.
  2. Pelajar (orang yang belajar) dan proses belajar (termasuk penerapan kaidah – kaidah psikologi tentang berpikir dan psikologi perkembangan yang memperhatikan prinsip perbedaan individual dan gaya belajar.

Lingkungan (termasuk kaitan sosial tentang lingkungan sekolah dan keluarga).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s